Mama hobi banget nyuruh kita ikut kompetisi modeling dan casting iklan. Padahal, kita nggak suka dunia hiburan dan passion kita justru di bidang lain. Duh, jadi makin merasa terpaksa, nih. Gimana ya, caranya supaya mama bisa mengerti keinginan kita?
Kuatkan Diri
Terkadang takut banget untuk menolak keinginan si mama. Takut mama marah, takut mama sedih, takut mama nangis. Arghh… takut intinya. Sebenarnya ketakutan itu bisa diatasi, lho. Caranya, kita sudah mempersiapkan terlebih dulu alasan penolakan kita dan buang jauh-jauh ketakutan kita.
Pedekate Ke Mama
Biar misi penolakan berlangsung lancar, sebaiknya pendekatan terlebih dulu ke mama. Maksudnya, ajak mama untuk saling curhat. Berikan alasan kenapa kita menolak kemauannya. Pembicaraan seperti ini harus dilakukan bertahap. Jangan tiba-tiba langsung curhat soal penolakan, nanti mama malah sedih.
Unjuk Bakat
Beritahu mama kalau kita juga berprestasi di bidang lain. Misalnya, ternyata kita menjadi Best Player dalam kompetisi basket antar sekolah. Sampaikan kalau kita menikmati basket dibanding menjadi artis. Bilang kalau kita lebih menginginkan itu ketimbang modeling.
Buat Mama Menerima Bakatmu
Coba ajak mama ke pertandingan basket yang kita ikuti. Biarkan mama menonton bakatmu sesungguhnya. Buat mama bangga dengan menunjukkan permainan kita yang terbaik.
Libatkan Mama
Setelah mama mengetahui kebolehanmu, coba ajak mama untuk terlibat dalam tim basket kita. Misalnya, meminta mama untuk membuatkan jus jeruk untuk satu tim atau mama bisa menolong tim dalam pembuat kostum. Nah, pasti mama merasa dihargai oleh kita. Pastinya, mama akan menjadi pendukung utama kita.

18.01
Rera's World :)
Posted in 

No Response to "Mama Ambisius Menjadikanku Artis"
Posting Komentar