Puisi Tuntunan Alam

Asa telah hilang
Langit mencecar diriku.
Kau menangis boh !
Semak riuh tampak menyoraki
Belukar merasa diri menawan di gelagar oleh angin.
Menatap hari ku dengan rintih
Kau , sampai mana semangat mu
Dimana kamu
Jalanmu masih panjang
Hijau daun menyemangatiku
Cinta hanya semangat nafsu
Ingat …
Mimpi ! takkan terpatahkan oleh waktu
Masih panjang harapanmu
Masih panjang kedepan…………..

No Response to "Puisi Tuntunan Alam"

Posting Komentar

Photo Gallery